Jumat, 04 November 2016

Ujian proposal di kelas Agus salim

Dipagi menjelang siang Nur merasa lapar, sambil berjalan menuju kantin ternyata di ruangan Agus Salim ada kegiatan yang sangat menegangkan oleh mahasiswa semester tujuh yang mengikuti sidang ujian proposal. Dan Nurpun masuk mendengarkan jalannya kegiatan itu.

Begitu tajam sangahan yang diberikan oleh dosen penguji kepada mahasiswa yang sedang diuji. Wajah Nur merah dan sedikit terlihat takut tapi tetap tegar memperhatikan kegiatan karena kata-kata yang diberikan oleh penguji sangat membangun.Nur percaya bahwa nanti dia bisa menghadapi ujian proposal dengan lebih baik dengan mempersiapkan diri dari sekarang.

Dan Nur mengatakan kepada dirinya bahwa "jika beberapa pertanyaan yang diberikan aku harus menerangkan dengan sebaik-baiknya agar tim penguji dapat menerima proposal yang ku ajukan".

Lagi-lagi Nur menatap tim penguji, begitu cepat pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan apalagi dari seorang dosen penguji yang meminta lebih jelas apa yang ada di proposal. Rasa percaya diri Nur sempat surut mendengar permintaan "bagaimana cara mengajar dan strategi yang bagus didepan anak murid dan anggaplah beberapa orang di audience ini murid dan coba diperlihatkan"kata salah satu dosen penguji.

Nur kembali bersemangat dan memastikan dirinya bahwa dia harus mempersiapkan diri dari sekarang karena masih banyak waktu untuk berbuat lebih baik sambil berkata" aku harus fokus dan aku harus serius dalam menghadapi kegiatan ini nanti, karena cita-citaku adalah seorang guru dan menjadi guru yang terbaik semoga aku bisa" kata Nur

Pagi menjelang siang Nur Hidayah merasa lapar tapi ada suatu kegiatan yang sangat menegangkan di ruangan Agus Salim..ternyata mahasiswa semester tujuh sidang ujian proposal dan Nur masuk keruangan itu dan memperhatikan berlangsungnya kegiatan..

Begitu tajam sangahan yang diberikan oleh penguji kepada mahasiswa yang sedang diuji. Hal ini Nur yang tadinya lapar sekarang rasa itu menjadi kenyang dan bahkan sangat memperhatikan kegiatan dengan seksama. Wajahnya merah dan terlihat tegang diruangan itu, tapi Nur sangat bersemangat karena mendengar kata-kata yang diberikan oleh penguji sangat membangun agar proposal yang diajukan menjadi lebih baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Nur mengatakan kepada dirinyanya bahwa "jika pertanyaan yang diberikan oleh dosen penguji aku harus menerangkan dengan sebaik-baiknya agar dapat dimengerti dan proposalku dapat diterima, yes...semoga aku bisa".

Lagi-lagi Nur menatap tim penguji, begitu cepat pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan apalagi dari seorang dosen penguji yang bernama Mr Budi yang meminta keterangan lebih jelas dan harus dipraktekan didepan audience dimana rasa percaya diri Nur sempat surut mendengar permintaan " anda harus lihatkan kepada kami bagaimana tekhnik mengajar dan strategi yang bagus didepan anak murid dan anggaplah disini beberapa orang anak muridmu" kata Mr Budi..

Nur menarik nafas panjang berusaha untuk tegar dan bertekat untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan semboyan "aku harus fokus dan ya...aku harus serius menghadapi ini karna bercita-cita menjadi seorang guru yang bagus diantara yang lebih bagus".